Sejarah

Pada tanggal 12 September 1957, dr. R. Slamet Parwironoto yang beranggotakan Boediwirjo, Soeroto, Hario Soekrisno yang mendirikan Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional Surakarta yang mengelola Asisten Apoteker (SAA) dibantu oleh Liem Thiam Bie dan Yap Siong Khing, Apt., yang memulai pembelajarannya pada 14 Juli 1958 di Gedung Sekolah Parmadi Puteri, Baluwarti, Kompleks Kraton Surakarta. Dengan semangat nasionalisme, bekerjasama dengan pengurus Yayasan Pendidikan Warga , pada tahun 1960 melanjutkan pengelolaan Sekolah Asisten Apoteker di jalan Monginsidi, selokasi dengan SMP/SMA Warga, dan menambah namanya menjadi SAA Nasional. Pada tanggal 15 Oktober 1960 SAA Nasional mendapat pengakuan pemerintah dengan SK Menkes No.144/ UM/ SAA/ Pend./ 60. Untuk lebih meningkatkan peranannya dalam mencetak tenaga kesehatan bagi negara, maka pada tanggal 3 Juli 1976 Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional mendirikan Sekolah Pengatur Analis (SPA) Nasional. Kemudian seiring dengan perubahan regulasi pada tahun 1979 berdasarkan SK Menkes No 49/ Kep/ Diklat/ Kes/ 1979 SAA Nasional berganti nama menjadi Sekolah Menengah Farmasi (SMF) Nasional Surakarta. Demikian pula pada tanggal 1 Maret 1982  SPA diubah namanya menjadi Sekolah Menengah Analis Kesehatan (SMAK) Nasional. YPFN memegang teguh cita cita luhur memajukan bidang pendidikan kesehatan dengan terus membuka sekolah - sekolah kesehatan untuk masyarakat luas tanpa memandang suku, agama, ras, latar belakang sosial ekonominya dan bersungguh - sungguh mewujudkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara dengan berupaya menjadi lembaga pendidikan bermutu yang mandiri dan terjangkau masyarakat luas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan terus mengembangkan program pendidikan yang dikelola ke tingkat yang lebih tinggi dengan mendirikan Perguran Tinggi.

Akademi Analis Kesehatan Nasional merupakan perguruan tinggi pertama yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional. Akademi Analis Kesehatan Nasional berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.HL.00.1.2509 tertanggal 6 Agustus 1997. Pada tanggal 21 November 2000, Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional  mendirikan pilklinik POOLIEN sebagai upaya menyediakan dan membantu pelayanan kesehatan masyarakat. Akademi Analis Kesehatan Nasional melalui Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.222/ D/ O/ 2008 tentang Pemberian Izin Pengalihan Pembina Akademi Analis Kesehatan Nasional di Surkarta, dari Departemen Kesehatan ke Departemen Pendidikan Nasional. Pada tanggal 24 November 2008, Akademi Analis Kesehatan Nasional Surakarta telah resmi berada di bawah pembinaan Departemen Pendidikan Nasional. AAK Nasional telah mendapatkan tiga akreditasi dari URS (United Registrar of System) dengan nomor : 46093/ A/ 001/ UK/ En, dan juga dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan strata B (017/ BAN-PT/ Ak-XI/ Dp-lII/ 2011).

Terpanggil untuk mencerdaskan bangsa, dengan menyiapkan sumber daya manusia berkualitas unggul untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kesehatan tingkat "middle manager" di bidang farmasi yang dirasa masih kurang , maka atas rekomendasi dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia melaluli Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Republik Indonesia No. HK.00.06.1.3.04, Akademi Farmasi (AKFAR) Nasional didirkan pada tanggal 11 Agustus 2004 sebagai institusi pendidikan keempat yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional. AKFAR Nasional menjadi salah satu perguruan tinggi profesional yang menyelenggarakan Program Pendidikan D-III Farmasi di bawah pembinaan Departemen Pendidikan Nasional berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Indonesia No. 120D/ D/ O/ 2004 dengan Perpanjangan ijin Penyelenggaraan Program Studi pada tanggal 29 Agustus 2006 dengan No3171/ DT/ 2006 pada tanggal 8 April 2009 dengan No.1857/ D/ T/ K-VI/ 2009. Berdirinya AKFAR Nasional dapat mengantisipasi konsep pendidikan "link and match", yaitu memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang langsung berkaitan dengan institusi pengguna lulusan (stakeholders). Kampus AKFAR Nasional berloksasi di Jl.Yos Sudarso 338 Surakarta.

Pada tahun 2005, Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional melakukan pengembangan dengan membuat gedung baru berlantai empat yang berlokasi di samping kampus lama. Awal tahun 2006, AAK dan AKFAR Nasional telah menempati gedung baru berlantai empat tersebut, yang memadai  dan representatif untuk penyelenggaraan kegiatan akademik. AKFAR Nasional telah terakreditasi B oleh BAN-PT dan PUSDITLATNAKES KEMENKES RI dan telah tersertifikasi ISO 9001:2008. Bukti penetapan akreditasi oleh ISO 9001:2008 adalah sebagai berikut : (1) Keputusan No 035/ BAN-PT/ Ak-XI/ Dpl-III/ I/ 2012, (2) Keputusan No: HK.00.03.2.2.01555,(3) ISO 9001:2008 setrifikat No.46092/ A/ 0001/ UK/ En.

Pada Januari 2015, untuk meningkatkan peran dan menjawab berbagai kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap berbagai isu pendidikan dan kesehatan maka Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional Surakarta selaku Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi mengajukan perubahan bentuk perguruan tinggi dengan menggambungkan dua perguruan tinggi yang diselenggarakannya yaitu Akademi Analis Kesehatan Nasional dan Akademi Farmasi Nasioal menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional (STIKES) Nasional dengan mengusulkan perubahan program studi baru S1 Farmasi, DIV Fisiterapi, dan DIV Teknologi Laboratorium Medis. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional secara resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 116/ KPT/ I/ 2016 pada tanggal 10 Maret 2016. Dalam Rangka untuk menunjang penyelenggaraan dan pengelolaan perguruan tinggi yang berkualitas, maka Yayasan Pendidikan Pharmasi Nasional membangun kampus STIKES Nasional berlantai 8 di Jl. Tanjung Anom - Daleman Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.